SMP Dharma Ksatria merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Al-Masruhiyah didirikan pada tahun 2016. sekolah ini terletak di desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.
Visi SMP Dharma Ksatria yaitu menjadi lembaga pendidikan Islam yang berkualitas dengan menghasilkan generasi muda yang Cerdas, Mandiri, Berprestasi, dan Berakhlakul Karimah.
Misi SMP Dharma Ksatria yaitu:
a. Menyiapkan
generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa yang tercermin dalam
kesalehan sosial.
b. Menumbuhkan
siswa yang aktif, kreatif, dan inovatif.
c. Mengembangkan
interpersonal yang baik, arif, dan bijaksana.
d. Berkompetitif
dalam bidang akademik dan non akademik serta kebajikan.
A. Prestasi yang telah diraih pada tahun 2016:
1. Juara 1 (satu) Lomba Baca Puisi PERPUSDA tingkat Kab.Pangandaran
2. Juara 2 (Dua) Seleksi Kejuaraan POPWILDA kelas B tingkat Kabupaten
3. Juara 2 (Dua) Seleksi Kejuaraan POPWILDA kelas F tingkat Kabupaten
4. Juara Kostum dalam kegiatan Lintas Alam tingkat Kabupaten
5. Juara Harapan LT 2 Pramuka tingkat Kecamatan
B. Prestasi yang telah diraih pada tahun 2017:
1. Juara 3 pidato Bahasa Arab Gema Darussalam Ciamis
2. Juara 3 Taekwondo UIN Bandung
3. Juara 1 Tahfidz Quran Pentas PAI tingkat Kabupaten
4. Juara 1 Pa Hiking Damapala Ciamis
5. Juara 1 Pi Hiking Damapala Ciamis
6. Juara 3 ngadongeng tingkat Komisariat
C. Prestasi yang diraih pada tahun 2018:
1. Juara 2 Pa Tahfidz Quran Pentas PAI tingkat Kabupaten Pangandaran
2. Juara 2 Pi Tahfidz Quran Pentas PAI tingkat Kabupaten Pangandaran
3. Juara 2 Pa Pidato/Ceramah Pentas PAI tingkat kabupaten Pangandaran
4. Juara 3 desain Poster Tingkat Komisariat
5. Juara 1 ngadongeng Tingkat Komisariat
6. Juara 2 seni TRADISIONAL FLS2N tingkat Komisariat
7. Meraih 2 Medal perak dan 8 Medali Perunggu Taekwondo se-priangan Timur di Garut
D. Prestasi yang diraih pada tahun 2019:
1. Juara 1 Lomba Taqwa Tanggap Tangguh tingkat Kecamatan
2. Harapan 1 Lomba Taqwa Tanggap Tangguh Tingkat Kabupaten Pangandaran
Pembelajaran Di SMP Dharma Ksatria diintegrasikan dengan pembelajaran pesantren sehingga seluruh siswa diwajibkan untuk tinggal di asrama.